4 Sistem Pembayaran Kartu Kredit yang Perlu Anda Ketahui

4 Sistem Pembayaran Kartu Kredit yang Perlu Anda Ketahui

Bila anda punya kartu kredit dan menggunakannya di dalam transaksi pembayaran pastinya anda punya kewajiban untuk membayar tagihan kartu kredit setiap bulannya. Besaran tagihan yang harus dibayar tertera dalam lembar penagihan yang umumnya memuat rincian tentang transaksi pembayaran dan biaya lainnya. Untuk itu,diterapkan sistem pembayaran kartu kredit agar anda bisa memenuhi kewajiban pembayaran anda tersebut.

Ada beberapa cara dalam sistem pembayaran kartu kredit yang dilakukan oleh nasabah. Lewat pembayaran secara penuh dan juga teratur setiap bulan, pembayaran biaya minimal atau ada yang justru menunggak dan tidak membayar sepeserpun. Jika nasabah mempunyai masalah ekonomi, umumnya cenderung melakukan pembayaran minimum payment atau bahkan tidak membayar sama sekali.

4 Jenis Sistem Pembayaran Kartu Kredit

Untuk lebih jelasnya, anda harus mengetahui seperti apa sistem atau saluran pembayaran yang akan digunakan. Ada beberapa cara yang disediakan pihak penerbit kartu kredit untuk anda di dalam pembayaran kartu kredit tagihan kartu kredit.

1. Pembayaran Langsung Ke Kantor Cabang

Anda bisa langsung datang ke kantor bank penerbit kartu kredit guna melakukan pembayaran tagihan kartu kredit anda. Langkah-langkahnya cukup mudah, pertama ambil slip setoran. Slip setoran ini dapat berupa slip khusus pembayaran kartu kredit atau bisa juga menggunakan slip setoran tunai, tergantung pihak bank yang bersangkutan. Bila tidak ada informasi yang tertulis tentang cara pembayaran tagihan kartu kredit anda di kantor bank yang bersangkutan. Anda bisa menanyakannya langsung ke petugas yang ada di kantor tersebut.

Selanjutnya isilah slip setoran tadi, umumnya akan berupa nama, nomor rekening kartu kredit, serta jumlah yang akan dibayarkan dan tanda tangan anda. Setelah semua terisi, anda tinggal antri giliran di teller untuk menyerahkan uang pembayaran anda. Umumnya cara pembayaran melalui teller dengan setoran tunai akan dikenakan biaya cukup besar antara 25 hingga 100 ribu.

2. Lewat ATM, Internet Banking, Phone Banking atau SMS Banking

Bank penerbit kartu kredit pembayarannya juga bisa dilakukan lewat ATM, phone banking, SMS banking, atau bisa juga lewat internet banking. Dengan catatan pihak bank penerbit kartu kredit telah menyediakan fasilitas tersebut. Bila anda menggunakan ATM, internet banking atau SMS banking dari bank yang sama dengan bank penerbit. Maka biasanya tidak dikenakan biaya alias gratis. Kecuali jika anda menggunakan phone banking, umumnya akan dikenakan biaya Rp3.000. Tetapi bila anda memakai ATM atau SMS banking dan internet banking dari bank berbeda, bisa dikenakan biaya tambahan antara Rp5.000 hingga Rp7. 500, tergantung dari pihak bank tersebut.

Cara pembayarannya cukup mudah, kurang lebih sama seperti bila anda melakukan pembayaran pada umumnya. Pilih menu pembayaran lalu di dalam menu pembayaran anda pilih kartu kredit. Ikuti petunjuk lalu isi jumlah yang akan dibayarkan dan nomor kartu kredit anda ketika diminta. Sedangkan untuk SMS banking anda bisa menanyakan pada pihak bank penerbit kartu kredit tentang perintah yang harus diketik kan lewat SMS untuk melakukan pembayaran tagihan dengan biaya sesuai tarif SMS yang berlaku.

3. Drop Box

dropbox

Drop Box merupakan fasilitas pembayaran yang dilakukan dengan mengisi formulir berbentuk amplop dan juga uang yang dimasukkan ke dalam amplop secara langsung. Formulir ini kemudian dimasukkan ke dalam kotak yang menyerupai kotak undian. Fasilitas yang ada di dalam dropbox umumnya disediakan pihak asing seperti Citibank, HSBC, RBS, dan lain sebagainya.

4. Auto Debit

Jika anda memiliki rekening tabungan di bank yang sama dengan pihak bank yang menerbitkan kartu kredit, maka anda bisa memanfaatkan fasilitas auto debit untuk penerapan sistem pembayaran kartu kredit anda. Artinya tagihan akan langsung ditarik atau didebit dari rekening tabungan anda dan cara ini umumnya bebas biaya.

Leave a Reply